Large Rainbow Pointer
Tampilkan postingan dengan label Iseng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iseng. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012

Mexico

Diposting oleh uLauLiuL di 21.49 0 komentar
Yup, another post about assignments . :3 A LOT OF ASSIGNMENT , to be specific . :/

This time , it is about Mexico . Its trend , its pop culture , anything about this .

Satu hal yang bikin kita suka terlena sama meksiko adalah : TELENOVELA ! yapp! telenovela ! Mostly telenovela yang suka diputer di tipitipi itu Mexican. Yang kali ini aku mau bahas itu adalah tentang salah satu telenovela favoritku jaman SD dulu . ehehe ..

Kalo udah jam dua siang sampe jam tiga sore , aku suka mantengin tivi . Pulang sekolah , makan , tidur bentar kalo sempat , terus sebelum ngaji itu aku suka nonton tipi . Acaranya ? telenovela dong . hahaha .. Telenovela apa ??

Siapa sih yang nggak kenal sama si unyu Dulce Maria Larios ? :D
Semua pasti langsung jatuh hati sama bocah unyu nan cerdas ini :D hahhahaha .. Tak terkecuali aku :D

Cerita telenovela ini simple banget . Si bocah ini unyu banget . Ayahnya seorang pengusaha, tapi sudah ditinggal sang bunda . Beruntung masih ada tantenya yang setia dan baik banget sama Dulce Maria :) Ayah Dulce Maria berpikir untuk menikah lagi, dimana calon ibu Dulce Maria itu bukan orang yang tepat menurut banyak orang . Selalu saja ada kejadian seru yang bikin ngakak , both home or away . :3

Dulce maria tnggal di sebuah rumah asrama , dimana ada seorang suster cantik bangeeeeet namanya Cecilia , yang *yup ketebak* jadi ibunya di akhir seri :D seru banget ! Aku suka banget episode Cecilia hamil bareng Estefania , bikin aku pengen punya anak *f~ck yea , i always wanna say this since in 4th grade*. hahahaha :D :D

Semua pasti inget sama anjingnya dulce maria yang namanya Chirippa itu kan ? *believe it or not , temen" ku masih banyak yang doyan pake nama itu buat julukan . ahihihi .. XD

Anw , apa kabar si Dulce Maria sekarang ?

here you go , Daniela Aedo a.k.a Dulce Maria
 and here is one more .. i love this pict ! :D
Okaay .. i think this is only a few about reviews :D ngantuk :9 *padahal belum tentu tidur juga* :) Chuuu Daniela Aedo ! :D

Sabtu, 24 Maret 2012

Mimpi .

Diposting oleh uLauLiuL di 07.10 0 komentar
Something wrong. Beberapa kali aku mimpi kena tsunami. Ada apa sih sebenernya ? Makin lama makin aneh soalnya :/ Kata ayah cuma garagara aku nggak berdoa pas mau tidur . Iya tah ? iya mungkin .. :/

Sejauh ini beberapa mimpi tsunami yang kuinget itu mirip-mirip.
Yang pertama *yang aku inget doang ini saking seringnya* aku liburan di bali sama ortu. Terus dapet hotelnya di sebuah kawasan terpencil gitu. Banyak sawah. Jalan masuk kawasan hotelnya itu ada sebuah gang besar , dimana pinggir2nya ada sawah, ada rumah kecil, dan ada hotel. Letak hotelnya terpisah sama restoran. Tapi tetep, lautnya keliatan. Suatu pagi aku berniat sarapan, aku jalan bertiga sama ortu ke restoran, terus makan sambil liat laut. Anehnya, hotelku itu ternyata ada di kaki bukit, sementara lautnya agak jauh. Ternyata juga nih, restonya luaaaaaaaaaaaaaaaasssss banget. Jadi ada bagian yang menjorok ke deket pantai gitu , sementara aku milih tempat deketnya pintu keluar.
Makan sih jalan terus yaa. Setelah itu aku pengen berenang. Yaudah berenanglah aku di kolam deket pantai. Mendadak orang2 pada heboh. Aku cuma bisa melongo liat ada ombak besaaaaar mulai muncul di deket pantai. Untung bibir pantai masih lumayan jauh dari tempat aku berdiri di punc`k waterboom .. Tapi tetep aja , ombaknya sampe ke sekitaran kolam.. Terus aku sama ortu lari, yang untungnya selamat. Abis itu aku bangun.

Yang kedua aku mimpi aku lagi jalan2 di jogja. Entah di jogja atau dimana aku gak ngerti, yang jelas ada di jalan yang naik. Aku jalan-jalan, masuk juga ke sebuah hotel etnik yang ubinnya selang-seling kayu sama kaca, sama ada juga yang harus lompat2 karena cuma ada batu tapakan di semacem kolam gitu. Mirip sama mimpi pertama sih, cuma yang ini di kawasan padat penduduk. Yang ini kejadiannya dimana aku lupa, yang jelas mirip-mirip sama mimpi pertama, cuma kali ini aku berhasil gerak, nggak melongo doang pas liat ombak gede. Selamat lagi.

Yang terakhir ini, aku ada di jogja *lagi?* sama sobat sama pacar. Entah gimana ceritanya aku bisa sendirian sampe kesana. Terus aku lagi cari hotel di jalanan yang naik itu, mirip kayak mimpi kedua. tapi bedanya aku nggak ke hotel etnik itu. Aku cuma milih hotel yang itu emang lumayan luaaaaaasss dan ada di kaki bukit kayak mimpi pertama. Terus mendadak banyak temen2 yang muncul, ada ortuku, sama sepupuku. Mendadak aku dapet gambaran bahwa bakal ada ujan meteor yang bikin tsunami.. Aku bilang sama mereka semua bahwa aku dapet gambaran itu dan syukurnya semua percaya. Aku cuma bisa deg-degan waktu makan pagi di resto.
Abis itu sorenya dapet kabar bahwa papa-nya pacar mau nyusulin ke jogja. Terus ya aku cuma bisa deg-degan aja.. Dia minta aku nemenin ke bandara, terus abis itu *aku ga inget* dikenalin *ato ga ya?* . Dalam mimpi itu aku juga jalan2 cari cincin *kebetulan kita emang lagi cari cincin couple* . hahaha..
Dan abis itu gambaran yang aku dapet itu beneran kejadian besok paginya. Aku bisa tau persis kapan itu kejadian, sesaat sebelumnya ada awan mendung dan petir2 gitu. Aku datengin orang2 yang aku kenal, aku ajak masuk dan naik ke tempat tinggi. Untung mereka semua aware sama ajakanku jadi semua nya mau masuk. Bener aja, beberapa saat kemudian pas setelah aku nutup pintu resto, itu kejadian tsunami nya . Garis akhir ombaknya pas banget sama garis pintu yang aku tutup. Seram .

Sebenernya ada apa sih ? ngeri :/ Aku galau beneran ini, Sumpah :/

Allahualam ya .. Bismillah, semoga emang karena aku cuma lupa berdoa ..

Senin, 19 Maret 2012

Love .. *Mendadak Kangen Bikin FF*

Diposting oleh uLauLiuL di 07.25 0 komentar
Itu.. Kamu?
Cangkir Mocha langsung kuletakkan di meja. Tanpa suara. Semoga kamu tak mengenali aku. Kutelan ludah, mengingat penampilanku yang kata Bunda berbeda hari ini. Melirik kaca sementara langkahmu menuju ke arahku. Gugup. Aku membenahi pakaianku, berharap tak ada kerut yang sudi muncul dengan usilnya.

Berbanjir kenangan kita, aku menunduk di mejaku. Kamu, yang dulu pernah mengajakku naik sepeda berkeliling kompleks. Mengajari aku menerbangkan layangan, membuatku dimarahi Bunda karena kulitku menghitam. Menungguku pulang sekolah setiap hari. Kamu, yang sering kutitipi Si Chippy, burung kakak tua-ku yang cerewet kala aku mudik ke rumah Nenek saat hari raya. Kamu, yang balas hanya mempercayakan Glaze, burung hantumu yang lucu tapi galak, saat kamu ganti mudik.

Keringat membasahi tengkukku, membuat dingin AC di belakangku makin terasa menusuk. Lama sekali aku tak melihatmu sejak senja sore itu, satu tahun setelah kamu menyatakan rasa.
"Kamu mau kuliah apa nanti?"
Aku diam, baru ingat tahun ini kamu akan kuliah dan aku menyusul setahun setelahnya.
"Bisnis kurasa. Aku mau membuka bakery sendiri."
Hening.
"Maaf.."
"Apa?"
"Aku nggak bisa lagi bertahan. Masalahnya bukan ada sama kamu, tapi sama aku. Aku takut nggak tahan godaan."
"Apa sih maksudnya? Aku nggak ngerti."
"Aku mau ke Perancis. Kuliah Seni disana.. Mungkin empat atau lima tahun."
"Tanpa pulang?"
"Ya. Orang tuaku juga ikut. Papa ada proyek disana."
Diam lagi."Nggak bisa dipertahankan?"
Kamu menggeleng tepat pada saat semburat sinar terakhir memudar di ufuk barat.

Dengan hati hancur kupandangi rumahmu yang perlahan kosong. Memang belakangan ini rumahmu tampak sibuk. Tapi tak pernah kuduga ini akhirnya. Hari demi hari aku menunggu kabarmu. Hanya sekali kamu menelepon ponselku malam itu, sebelum keberangkatanmu ke bandara. Dari seberang sana, kamu memintaku keluar pagar. Pukul delapan malam.

"Lin.."
Sebuah buket mawar putih berpindah tangan. Lenganmu yang panjang meraupku ke pelukan. Wangi parfummu yang melekat kuat di otakku, sekali itu terasa berbeda. Aroma perpisahan."Aku berangkat. Kalau kita jodoh, aku yakin kita bakal ketemu lagi," katamu lirih. Nanar. Sekali lagi kamu merengkuh tubuhku, mencetak memori yang lebih dalam dari apapun juga selama ini.

Malam itu, bantalku basah oleh air mata.

Sekali aku mendengar kabarmu. Seminggu lalu, dari Bunda. Beliau bilang kamu akan pulang akhir tahun ini. Sejak itu, aku berseri-seri setiap hari.Dan inilah aku sekarang, duduk di belakang mejaku sebagai pemilik cafe yang kamu datangi. Aku sukses kuliah bisnis, membuka bakery dan cafe milikku sendiri.

Kamu melangkah menuju counter, memilih beberapa menu andalan kami. Seusai membayar, kamu makin dekat dan malah duduk di meja tepat disampingku. Sesekali kamu menyeruput cappuccino dan melahap cheese cake kesukaanmu sepotong demi sepotong. Sampaikan maafku pada Mamamu untuk menjadikan cheese cake kesukaanmu sebagai salah satu menu kami, tentu dengan sedikit perubahan.

Detik berubah menjadi menit. Menit melaju menjadi jam. Kamu tampak gelisah sambil melirik arlojimu. Sedikit mengoreksi, arloji hadiah dariku sebulan sebelum perpisahan kita. Kenapa kamu masih memakainya?

Mendadak tatapanmu tertuju ke arahku. Jika aku tak salah lihat, ada secercah .. rasa bersalah?

Saat itu juga seorang wanita yang menggendong bocah perempuan masuk dengan tergesa ke cafe. Bel diatas pintu berdenting, mengalihkan perhatianku. Wanita itu berjalan ke arahmu dengan senyum terkembang. "Papa.." panggilnya.
Aku menatapmu shock, dan saat itu juga kepastian merasuki benakmu. Sorot matamu benar-benar mengenaliku. Rindukah itu?

Kamu meloncat berdiri, lalu tergesa menghampiriku. "Rosalin?"
Aku mengangguk kaku.
"Kenalkan, ini istriku Mella, dan ini putriku Leah.."

Dalam hati aku berjanji untuk membuang sebuket mawar putih yang sudah mengering, yang masih bertengger setia di meja kamarku.


cerita ini murni karyaku , bisa dilihat disini . :)

Jumat, 09 Maret 2012

The truth has been revealed .

Diposting oleh uLauLiuL di 22.42 0 komentar
"Pernah nggak di dalam pikiranmu terlintas bahwa.." sore itu aku tidak melanjutkan kata-kataku. Dia menatapku dengan matanya yang cokelat, mirip dengan manik mataku sendiri. "Apa?" cetusnya saat melihat tak ada niat di wajahku untuk melanjutkan pertanyaan yang menggantung di ujung lidah. Aku menggeleng pelan, menggigit lidah sambil memainkan jaketnya yang kukenakan akibat bajuku yang basah diguyur hujan.

Kami diam menikmati tetes hujan sore di teras rumah. Dia diam mengamati jalanan depan rumahku yang cukup ramai. "Apa tadi? Kamu mau tanya aku serius apa nggak sama kamu?" tanyanya. Aku mengangguk pelan. "Sort of.." memang bukan itu persisnya yang mau kulontarkan, tapi cukup mendekati.

Dia menghela napas sambil mengacak rambutnya hanya karena kebiasaan. "Aku bener-bener serius sama kamu. Aku bukan bajingan. Aku buaya," ucapnya. Tawaku nyaris tersembur. Entah kenapa otakku yang tolol ini malah membayangkan kepalanya berubah jadi kepala buaya, tetap dengan badan tegapnya yang keren. Dia menatapku terluka. "Aku buaya,, yang cuma punya satu pasangan seumur hidup.. Aku sayang kamu," jawabnya pelan. Aku terdiam.

Mendadak segalanya tak lagi terasa lucu. Sekali lagi kugigit bibirku, menatap profil wajahnya yang tegas dan berwibawa. Kemudian aku menyadari.. bahwa dia lah yang aku cari selama ini. Dia yang selalu bertahan menghadapi keegoisanku. Dia yang selalu berhasil meredam amarahku. Dia yang tetap menginginkan aku sebagaimana keadaanku yang sebenarnya. Rasanya aku benar-benar mau meloncat bangun dan memeluknya , tapi terpaksa kubatalkan karena aku ingat rumahku di pinggir jalan raya.

"Sebenarnya tadi aku mau nanya. Pernah ada niat apa nggak buat ngenalin aku sama orang tuamu.." cetusku akhirnya. Dia menatapku kaget. "Pasti lah! Aku bukan orang yang suka basa-basi. Aku selalu straight to the point. Mauku aku bawa kamu pulang, aku ajak kamu dan aku bilang sama orang tuaku bahwa ini pacar aku," jawabnya langsung. Aku terdiam.

Dalam hati aku diam, mengakui bahwa sepertinya posisiku sudah cukup aman. Dalam artian belum tentu aku bakal langsung didepak. Semoga. Aku yakin keluarganya jauuuh lebih baik dari itu. "Tenanglah. Aku serius. Aku mau sampai kita nikah nanti," ucapnya. Aku tersenyum lemah.

Kami berpindah ke sofa di depan TV. TV shows yang ditayangkan sebenarnya menarik, tapi aku benar-benar sibuk dengan pikiranku. Mendadak lenganku terulur, memeluk bahunya yang bidang. "Maafin aku yang selalu egois sama kamu ya," bisikku pelan, lalu bangkit dan masuk ke kamar untuk menukar pakaian. Aku berusaha tidak menatap wajahnya, yang kuyakin menatapku tercengang.

Usai mengganti baju, aku kembali ke sampingnya. Dia masih menatapku terpana. Dan tiba-tiba saja dia menarikku ke dalam pelukannya. Di telingaku, dia berbisik lembut.

"Aku sayang kamu.."

Dedicated to my bf .. hubby to be or whatever it is ..
Yes , bii. I love you too . :)

Senin, 27 Februari 2012

Bocoran Proyek Baru . Curcol ? :9

Diposting oleh uLauLiuL di 00.32 0 komentar

     YESS!” pekik Chiara kala mendapati namanya terdaftar sebagai salah satu peserta konferensi tingkat internasional yang akan diselenggarakan di kota Yogyakarta. Segera saja ia menyambar ponsel lalu langsung tampak sibuk memencet-mencet keypad-nya. Usai mengkonfirmasi kabar itu dengan menghubungi Via dan Alin, kini Chiara ganti memencet nomor ponsel Elang, pacarnya. Lama tak diangkat. ‘Ah, mungkin masih tidur. Biar aja deh,’ pikir Chia. Iseng dia membuka laman jadwal kegiatan.
     Detik berikutnya, mata Chia melotot kala melihat tanggal acara. Dengan wajah pucat pasi, diingatnya lagi tanggal penting itu. Enam Juni, kan? Ulang tahun Elang jatuh pada tanggal 6 Juni, kan? Setengah mati Chia berharap ulang tahun Elang kali ini berubah tanggalnya – yang sudah jelas sia-sia belaka.
     Tiba-tiba ponselnya menjeritkan lagu It’s All about You dari McFly. Gelagapan, Chiara menatap nama yang berkedip di layarnya. Elang. “Halo..?” jawabnya canggung. “Hai, Sayang.. Maaf ya tadi aku di toilet. Ada apa kamu telpon aku?” tanya Elang lembut di seberang sana. Chiara menggigit bibir. “Err.. Nggak ada apa-apa kok. Cuma mau memastikan kamu udah bangun,” jawab Chia sambil mencoba menenangkan diri. Setelah berbasa-basi sebentar, Chia mengakhiri pembicaraan mereka.

Senin, 13 Februari 2012

Resensi #4

Diposting oleh uLauLiuL di 22.21 0 komentar

Okay . Here we go again with some other book :)

Four seasons in belgium . Standar . Ceritanya lumayan . Agak menjanjikan , tapi ending mengecewakan . Cerita berpusat pada Dewi Andini, seorang karyawati muda tipikal metropolitan . Cantik . Kaya . Smart . Doyan belanja . Suatu hari , dia bertemu dengan seorang pria asal Belgia. Cowok ini beda dengan mantan2nya. Penasaran, Andin bekerja mati2an agar dia bisa dtransfer ke Belgia.

Klasik. Kerja, Transfer, Datang, Ketemu. Kehidupan dewasa . Kayaknya Andin lupa , bahwa safe sex is no sex *and i wish i could apply it to myself back then* hahaha --"

Terus yah seperti yang udah bisa diduga . Lupa minum pil kontrasepsi , jadinya ? hamil . kekekek , tepat saat bapak bayinya ini memutuskan untuk cuci tangan . Karirnya untung nggak terlalu hancur . Dia bisa kerja . Tapi dia memutuskan untuk balik ke Indonesia . Aku nggak tau deh ini endingnya dia sama siapa --" nggak gitu jelas --"

I think sekian deh ya . Nyambung besok . Makin galau nih mikirin si akang :'(

Ciao! :)

Resensi #3

Diposting oleh uLauLiuL di 21.57 0 komentar

Hell yeah . I didn't remember . I thought I borrowed 4 books and all i can remember is just 3 of them . The 3rd one is :

Bidadari Santa Monica by Alexandra Leirissa Yunadi .

This is one of the most-irrational-novel. Settingnya nyata, sayang blendingnya nggak seenak yang kusangka. Awalnya author berhasil membuat pembaca menebak2 siapakah gadis santa monica itu . tapi di akhir, endingnya malesin . jujur . Hahaha .. maaf deh buat yang kecewa. Cuma emang gimana ya .. Harus kuakui dulu aku pengen banget beli novel ini . Cuma waktu aku akhirnya pinjem , aku bersyukur dulu malah nggak jadi beli :) Nggak begitu asik sih :/

Sorry , something in this book is quiet great , beberapa part yang worth it . Yet overall .. i think I have to put a 'NO' sign even though idenya nggak umum :)



Resensi #2

Diposting oleh uLauLiuL di 20.26 0 komentar

Oke. Buku kedua ini mungkin bakal agak panjang . Huahahaha !

Buku satu ini ditulis oleh cc Tria Barmawi , yang bener2 uda malang melintang di dunia tulis menulis . Wow . Karya yang satu ini bener2 udah menjawab kesetresan ku dalam keinginan nikahku yang membabi buta belakangan iini . kikikik ..

Buku ini adalah kumpulan berbagai cerita pendek yang diangkat dari masalah dalam pernikahan . Ternyata yang namanya nikah itu nggak seenak yang dikira .

Masalah aja bisa timbul dari awal . Cerita dibuka dengan soal lamaran . For most of the girl in this world , lamaran itu adalah acara yang sakral . Lamaran yang diidamkan itu kebanyakan lamaran yang romantis , penuh kejutan . Balon . Spanduk . Atau minimal dinner romantis deh . Itu adalah acara lamaran yang dinanti semua orang (baca: cewek) .

Nggak jauh beda sama tokoh utamanya . Dia udah pacaran sama pacarnya (yaiyalah #plak) selama sekitar 2 taunan gitu . Di dalam mimpinya dia dilamar sama si pacar dengan acara romantis . taunya ? si pacar malah datang dan langsung nanya . ini cuplikan dialog yang kuingat , entah dan kemungkinan besar TIDAK sama dengan yang ada .

co : Papa mana, Dek?
ce : Ha? ngapain nyari papa?
co : Ada yang mau aku omongin .
ce : Tumben . Mau ngomongin apa sih, Mas?
co : Soal pernikahan kita.
ce : Ha ? Nikah ? Siapa nikah ?
co : Ya kita lah yang mau nikah .. Siapa lagi ? Kamu mau kan nikah sama aku ?
ce : Ha ? Itu lamaran, Mas? Mana balon nya ? mana spanduknya ?
co : Kamu kebanyakan ngayal ah, De.. Kalo liat apa yang kita jalani selama ini, aku nggak ngerasa perlu ngelamar kamu seribet itu. Langsung aja sama Papa. Praktis.
ce : Huh! Mas nggak romantis!
co : Aduh. Berarti aku ke-GR-an aja ya? Berarti kamu nggak mau dong nikah sama aku?
ce : MAU! *daripada batal*
ternyata didalem papanya udah nguping . hihihi ..

disini kan keliatan jelas bahwa standar antara satu orang dan orang lain itu berbeda . Malah ngga menutup kemungkinan dalam lingkup pasangan , standarnya juga beda :3 Itu masalah pertama .

Masalah kedua, siapa bilang kawin itu enak ? adalah judul cerpen yang mengangkat tema persiapan pernikahan . Riweuhnya . Intinya , di persiapan pernikahan ini yang dimanjakan adalah tamu , bukan kita sendiri . capeknya mengurus undangan , venue , katering , sampe repotnya meladeni tamu dalam resepsi . cuma , *i wish* itu semua terbayarkan lunas dengan kehadiran si dia disamping kita pagi2 :)

Lalu, nggak cuma riweuuh didepan . Didalam pernikahan itu sendiri , yang dipelajari adalah bagaimana hidup bersama . Bagaimana menurunkan standar . Bagaimana menyelesaikan dilema dengan cara yang bisa disepakati kedua pihak :)

Dalam cerpen selanjutnya *kalo aku ga salah inget* , ada yang membahas bahwa perselisihan dapat bersumber dari mana saja . Mulai dari gaya tidur sampai pilihan lidah .

Gaya tidur bisa bermasalah . Contoh : si cewek suka menghadap tembok , malah disangkain udah males liat muka si cowok . padahal dia emang refleks nya gitu . Nah lho! repot kan ! Inilah seninya perkawinan :)

Selera ? Bisa dan kemungkinan besar terjadi sama orang yang nikah dengan beda kebangsaan . orang india bilang masakan orang indonesia nggak tasty . orang jepang bilang makanan indonesia terlalu pedes dan banyak bumbu macem2. Nah. giliran kita yang ngerasain masakan mereka? Kita juga belum tentu cocok :) Itu juga seninya pernikahan :)

It's all about how we work it out together :)

Ah, makin nggak sabar nikah nih . pengen tau idupku kedepannya sama dia kayak apa :')

Masalah ngga berhenti sampai situ . Suatu saat ketika kita sudah melangkah cukup jauh di dalamnya. Kita nggak akan tau bakal seperti apa yang kita rasain setelah menempuh -katakanlah- lima tahun pernikahan . lengkap dengan buah hati yang cantik dan cakep :)

Siapa bilang hidup bersama yang kita cintai itu nggak bakal membosankan ? :)
Maaf, tapi itu kenyataan . Mendekati akhir buku, aku semakin diyakinkan bahwa kehidupan pernikahan itu nggak seindah yang kubayangkan :)

Bagaimana cara menghapus rasa ada-nggak ada-kamu-nggak-ada-bedanya itu?

Tokoh di cerpen menjelang akhir ini , memilih untuk berpisah sementara dengan suami. Meminta suami kerja diluar kota atau luar negeri . Tapi ketika suami pergi , hidupnya berantakan . Bingung .

Maknanya klise . We will never know what we've got until it's gone :)
Mau digimanain lagi ? :)

Jadi makin nggak sabar pingin nikah sama dia :')

Demikian kegalauan saya di resensi kedua :)

Resensi #1

Diposting oleh uLauLiuL di 20.08 0 komentar

Okay . As you can see this , buku ini berjudul Annie's Baby. Sebuah kisah nyata. Buku harian seorang remaja yang hamil diluar nikah . Author nya anonim, diterbitkan oleh GPU :)

As we can see, buku2 yang diterbitin GPU itu kebanyakan bermutu beudh :3 ahaha saya nggak ngayal . sungguh.

Nah buku ini bercerita tentang seorang remaja berusia 14 tahun. Annie. Aku lupa siapa nama belakangnya . Hehe .

Yah seperti udah ketebak jalannya . Si cewek ini usia SMP . Pacaran . Make love . Hamil . As simple as that . Endingnya , si pacar nggak mau ngakui dan dia malah dipukulin *spoiler sitik yohh* . Tapi si cewek satu ini ngga semudah itu menyerah pada keadaan . Buku ini memberikan gambaran nyata tentang pertentangan yang dialami si Annie ini . Dia udah nggak bisa sekolah dengan benar sementara Mom-nya adalah single parents dan bekerja mati2an buat menuhin kebutuhan mereka berdua - and soon - jadi bertiga.

Seiring dengan perubahan fisiknya, Annie makin gak pede masuk ke sekolah. Sampai akhirnya ibunya Annie menemukan UWM School . What is UWM School? Itu adalah singkatan dari UnWed Mother School . Yup . Exactly . sekolah untuk ibu yang tidak menikah .

Disana Annie menemukan bahwa kebanyakan teman-temannya malah susah banget idupnya . Most of them sama kayak dia . Hamil , tapi tetap mau sekolah . tapi sebagian malah cuma mementingkan bagaimana mereka bisa tetap berpendidikan even though they were not married .
Di buku ini diutarakan bagaimana kehidupan Annie jungkir balik begitu saja . Of course ! Siapa sih cewek yang nggak stress waktu dia hamil diluar nikah di umur 14 tahun ?? --"

Tapi koin bisa dilihat dari dua sisi . Sisi positifnya adalah bagaimana hubungan antara ibu dan anak di keluarga si Annie ini cenderung membaik . Bagaimana ia bisa mensyukuri hidupnya yang cukup baik dan bisa melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi saat yang lain terpuruk .

Well yaah buku ini cukup edukatif lah ya . Prosesnya tergambar jelas . Dia kenalan sama Danny di lapangan , jatuh cinta setengah mampus , make love , hamil . Juga bagaimana perasaannya saat mengalami sindrom pasca melahirkan . Itu tuh , kalo ga salah namanya Baby Blue Syndrome . Penyakit dimana ibu2 setelah melahirkan itu ngerasa frustasi . Tapi mau diapain lagi . idup gabisa diulang .

Cerita ini mirip2 sama And Baby Makes Two nya Dyan Sheldon . Yang ini nih .
















Duh, jadi inget diri sendiri . Takut :/

 

Starry-StupiidPrincess Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review